Apa Risiko Menghubungkan Wallet ke Website yang Tidak Dikenal?
Diterbitkan oleh Ribbit
Saat kamu menghubungkan wallet ke sebuah website, kamu memberi izin kepada situs itu untuk berinteraksi dengan wallet-mu. Kalau situsnya tidak terpercaya, izin tersebut bisa disalahgunakan untuk menguras asetmu.
Apa yang terjadi saat kamu connect wallet?
Banyak aplikasi crypto berbasis website, misalnya untuk menukar token atau melihat koleksi digital, memintamu menghubungkan wallet dulu sebelum bisa dipakai. Secara teknis, ini membuka "jalur komunikasi" antara situs itu dan wallet-mu.
Di tahap ini, situs biasanya hanya bisa melihat alamat dan isi wallet-mu, belum bisa memindahkan apa pun. Tapi langkah berikutnya, yang sering muncul otomatis, adalah permintaan izin yang lebih dalam, dan di sinilah risikonya.
Approval token dan "unlimited approval"
Agar sebuah aplikasi bisa memindahkan token milikmu (misalnya saat menukar token), kamu harus memberi approval, izin tertulis di blockchain yang menyatakan "aplikasi ini boleh memakai token saya".
Masalahnya, banyak aplikasi meminta unlimited approval: izin tanpa batas jumlah dan tanpa batas waktu. Artinya aplikasi itu bisa mengambil tokenmu kapan pun di masa depan, bukan cuma untuk transaksi yang sedang kamu lakukan. Kalau aplikasinya ternyata jahat, atau diretas setelahnya, asetmu bisa dikuras tanpa perlu persetujuanmu lagi.
Hanya hubungkan situs yang terpercaya
Aturan mainnya sederhana: perlakukan permintaan connect wallet seperti memberikan kunci rumah. Kamu tidak akan memberikan kunci rumah ke orang asing, begitu juga wallet-mu.
- Gunakan hanya situs yang sudah dikenal luas dan punya reputasi baik.
- Periksa URL-nya dengan teliti sebelum menghubungkan, situs tiruan adalah modus klasik.
- Jangan pernah menghubungkan wallet dari link yang dikirim lewat DM atau pesan tak dikenal.
- Kalau ragu dengan sebuah situs, jawabannya adalah: jangan hubungkan.
Cek dan cabut izin yang tidak dipakai
Izin-izin yang pernah kamu berikan tidak hilang sendiri, mereka tetap tercatat di blockchain sampai kamu mencabutnya. Makanya biasakan audit berkala: lihat daftar aplikasi apa saja yang punya approval ke wallet-mu, dan cabut (revoke) yang sudah tidak kamu pakai.
Sebagian besar wallet punya fitur untuk melihat dan mencabut izin ini. Anggap seperti bersih-bersih: izin yang menganggur adalah pintu yang tidak perlu dibiarkan terbuka.
Putuskan koneksi setelah selesai
Terakhir, kebiasaan kecil yang sering dilupakan: setelah selesai memakai sebuah situs, putuskan koneksinya (disconnect) dari wallet-mu. Tidak perlu wallet-mu tetap "nempel" ke situs yang sudah tidak kamu buka.
Dengan tiga kebiasaan ini, selektif menghubungkan, rajin mencabut izin, dan disiplin disconnect, kamu menutup sebagian besar celah yang biasa dimanfaatkan pencuri aset crypto.